Tugas 8
1. Apa yang dimaksud dengan keadilan sosial,
jelaskan dan berikan implementasinya
“Keadilan sosial
berarti keadilan merupakan milik setiap individu yang ada di masyarakat.
Keadilan sosial yaitu adil yang menyeluruh yang berlaku untuk seluruh rakyat
Indonesia. Tidak ada diskriminasi atau merugikan satu diantara banyak pihak
yang terlibat. Serta tidak melibatkan status sosial, agama, ras, adat, warna
kulit ataupun keanekaragaman yang ada di Indonesia yang artinya hitam tetap
hitam putih tetap putih, benar tetap benar dan salah tetap salah.”
Implementasinya :
Konsep yang
terkandung dalam keadilan sosial adalah suatu tata dalam masyarakat yang selalu
memperhatikan dan memperlakukan hak manusia sebagaimana mestinya dalam hubungan
antar pribadi terhadap kesluruhan baik material maupun spiritual. Keadilan
sosial ini mencakup ketiga macam keadilan yang berlaku dalam masyarakat.
Keadilan sosial
sering disamakan dengan sosialisme, adapun perbedaan sosialisme dengan keadilan
sosial adalah sosialisme lebih mementingkan sifat kebersamaan dalam
persaudaraan, sedangkan keadilan sosial lebih mementingkan perlakuan hak
manusia sebagaimana mestinya. Tetapi kedua-duanya bertujuan untuk mencapai
kesejahteraan bersama, tetapi kesejahteraan bersama dalam keadilan sosial jelas
untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur spiritual maupun material.
2. Apa yang dimaksud dengan kecurangan,
jelaskan dan berikan implementasinya
Kecurangan
atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula
dengan licik, meskipun tidak serupa benar. Curang atau kecurangan artinya apa
yang diinginkan tidak sesuai dengan hari nuraninya atau, orang itu memang dari
hatinya sudah berniat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga
dan berusaha. Kecurangan menyebabkan orang menjadi serakah, tamak, ingin
menimbun kekayaan yang berlebihan dengan tujuan agar dianggap sebagai orang
yang paling hebat, paling kaya, dan senang bila masyarakat disekelilingnya
hidup menderita. Bermacam-macam sebab orang melakukan kecurangan. Ditinjau dari
hubungan manusia dengan alam sekitarnya, ada 4 aspek yaitu aspek ekonomi, aspek
kebudayaan, aspek peradaban dan aspek teknik. Apabila keempat asepk tersebut
dilaksanakan secara wajar, maka segalanya akan berjalan sesuai dengan
norma-norma moral atau norma hukum. Akan tetapi, apabila manusia dalam hatinya
telah digerogoti jiwa tamak, iri, dengki, maka manusia akan melakukan perbuatan
yang melanggar norma tersebut dan jadilah kecurangan.
Implementasinya
Menyontek
saat ulangan dengan membawa jawaban dari rumah ataupun buku dari rumah.
3. Apa yang dimaksud dengan pemulihan nama
baik, jelaskan dan berikan implementasinya
Nama baik
merupakan tujuan utama orang hidup. Nama baik adalah nama yang tidak tercela.
Setiap orang menjaga dengan hti-hati agar namanya tetap baik. Lebih-lebih jika
ia menjadi teladan bagi orang disekitarnya adalah suatu kebanggaan batin yang
tak ternilai harganya.
Penjagaan nama baik erat
hubungannya dengan tingkah laku. Yang dimaksud dengan tingkah laku dan
perbuatan itu antara lain cara berbahasa, cara bergaul, sopan santun, disiplin,
dan lain sebagainya.
Implementasinya :
Untuk
memulihkan nama baik, manusia harus tobat atau minta maaf. Tobat dan minta maaf
tidak hanya dibibir. Melainkan harus bertingkah laku sopan, ramah, berbuat budi
darma dengan memberikan kebajikan dan pertolongan sesama hidup yang perlu
ditolong dengan penuh rasa kasih sayang, tanpa pamrih, Takwa kepada Tuhan dan mempunyai
sikap rela, tawakal, jujur, adil, dan budi luhur selalu dipupuk
4. Menurut anda apa yang harus dilakukan untuk
menghindari tindakan kecurangan
1.
Memiliki sistem pengendalian yang baik
Berkaitan dengan pengendalian
internal, Committee of Sponsoring Organizations (COSO) mengharuskan perusahaan untuk memiliki
kerangka pengendalian internal sebagai berikut:
a. lingkungan
pengendalian yang baik
b. penilaian
resiko
c. aktivitas
pengendalian yang baik
d. arus
komunikasi dan informasi yang baik
e. pengawasan
Dari kelima unsur yang
disebutkan pada kerangka di atas, Albrecht, Albrecht, Albrecht, dan Zimbelman
(2009:110) terfokus pada:
i.
Lingkungan pengendalian,
Merupakan lingkungan kerja yang
diciptakan atau dibentuk oleh perusahaan bagi para karyawan. Unsur – unsur
lingkungan pengendalian meliputi hal – hal berikut:
·
Peran dan contoh manajemen
· Komunikasi manajemen
·
Perekrutan yang tepat
·
Struktur organisasi yang jelas
·
Internal audit perusahaan yang efektif
ii.
Arus komunikasi dan informasi yang baik (sistem akuntansi),
setiap fraud pasti meliputi
tindakan kecurangan, menyembunyikan kecurangan, dan konversi. Sistem akuntansi
yang baik dapat menyediakan jejak audit yang dapat membantu fraud ditemukan dan
mempersulit penyembunyian. Sistem akuntansi yang baik harus memastikan bahwa
transaksi yang tercatat mencakup kriteria berikut:
·
sah
·
diotorisasi dengan benar
·
lengkap
·
diklasifikasikan dengan benar
·
dilaporkan pada periode yang benar
·
dinilai dengan benar
·
diikhtisarkan dengan benar
iii. Aktivitas atau prosedur pengendalian,
Agar perilaku karyawan sesuai dengan apa yang diinginkan perusahaan, dan
membantu perusahaan dalam mencapai tujuan, diperlukan lima prosedur
pengendalian yang utama:
·
pemisahan tugas atau pengawasan ganda
·
sistem otorisasi
·
pengecekan independen
·
pengamanan fisik
·
dokumen dan pencatatan
2.
Menghambat terjadinya kolusi
3.
Mengawasi karyawan dan menyediakan saluran telekomunikasi untuk
pelaporan fraud
4.
Menciptakan gambaran hukuman yang akan diterima bila melakukan fraud
5.
Melaksanakan pemeriksaan secara proaktif.
Komentar
Posting Komentar